Showing posts with label Masakan Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Masakan Indonesia. Show all posts
Tuesday, November 6, 2012
Sunday, January 31, 2010
Lodeh Rebung
Sungguh sebuah kejutan bagiku ketika mendapatkan rebung muda di kota kecil ini. Langsung saja kubuat lodeh rebung. Tersedia rebung di kaleng dan rebung segar. Dari beberapa jenis rebung yang pernah kubeli, rebung segar yang sudah diiris-iris ternyata paling top, manis, tidak berserat.
Bubur Kacang Ijo
Senangnya bisa memperoleh kacang hijau di Norwegia. Aku membuat bubur kacang hijau terutama pada bulan ramadan. Supaya feeling "at home".
Sate Ayam
Ini adalah sate ayam buatan sendiri. Ternyata lebih puas juga membuat sate sendiri, karena kita tahu persis semua komponennya. Hanya, makanan semacam ini hanya cocok dibuat kalau musim panas...
Perkedel Jagung
Ini adalah perkedel jagung buatanku. Cuma jagungnya tidak dihancurkan, masih dalam keadaan bulat-bulat, dicampur irisan bawang daun, tepung dan kemudian digoreng. Nyam-nyam untuk teman makan nasi atau ditambul seperti penganan.
Rujak Buah
Di musim panas atau di bulan puasa, rujak menjadi sebuah makanan yang membuat air liur kita menees--bahkan dengan membayangkannya saja. Aku sangat suka rujak serut. Tapi disini, kita harus sedikit kretif memilih bahan rujak serut agar sesuai dengan rasa yang kita kehendaki. Biasanya aku mengakalinya dengan mengiris apel, dan menyerut wortel (biasanya ubi kan kalau di tanah air, juga bengkuang). Menggantinya dengan wortel ternyata cukup ok, dan apel rasanya menjadi seperti bengkuang. Buah lainnya tergantung yang tersedia di pasar, kadang nanas dan mangga juga bisa kita jumpai. Untuk rasa asamnya diperoleh dari jeruk lime atau sitrun.
Martabak Manis
Kangen rasa martabak tanah air, maka kucoba membuat martabak sendiri. Jika soal resep, jangan ditanya, akus elalu hunting dimana mana. Syukurlah di era internet ini banyak orang berbagi resep. Sehingga orang macam aku yang jauh dari tanah air, masih bisa bereksperimen sendiri membuat martabak. Hanya, karena di Norwegia ini jarang sekali dijumpai coklat kecil-kecil itu, maka aku menggunakan nuggati, coklat selai untuk roti, atau coklat drop yang potongan coklatnya cukup besar.
Mie Goreng Jamur Kacang
Mie goreng jamur kacang adalah mie goreng yang dibuat tanpa bahan ayam atau daging-dagingan, coock untuk vegetarian. Mie ini dicampur irisan jamur, kacang (tapi bukan kacang tanah), lupa namanya, dan juga bumbu lee kum kee khusus vegetarian. Cocok untuk non-meat eater.
Saturday, January 30, 2010
Empek-empek
Kangennya aku makan empek-empek membuat aku "nekad" juga membuatnya sendiri. Lagi-lagi ikan terpilih untuk membuat ini adalah Sei. Mungkin aku menyukainya karena relatif murah dan juga tidak terlalu keras baunya. Bonteng dan mie bisa dijumpai di Norwegia ini. Cara mengakali bumbunya, aku menggunakan asam dan lime sehingga rasanya "lumayan mirip" dengan bumbu empek-empek.
Baso Siomay
Mungkin maunya membuat baso tahu siomay, tapi karena tahunya sulit dicari, maka judul makanan ini tanpa kata "tahu". Ikan yang kugunakan untuk membuat siomaynya adalah ikan jenis "sei" atau pollock dalam bahasa Inggris. Aku tidak tahu apa bahasa Indonesianya dan mungkin ikan ini tidak lazim dijumpai disana. Daging ikan ini berwarna putih, sangat cocok untuk dibuat siomay. Adonan ikan kutaruh di mangkok kertas dan di kukus di dalam cetakan bolu kukus. Ternyata, lumayan juga buat menghilangkan rasa rindu ingin baso siomay.
Subscribe to:
Posts (Atom)
